"HOOOWAAAAAAAAAAAHKK!! AGHK! BANG!! BDRUKK!!"
629Please respect copyright.PENANAalSrPjrpbm
Mereka berdua tiba2 terlempar keluar dari sebuah cermin tua.
629Please respect copyright.PENANAnoxAh5vxfs
"Aduh!! MANUSIA KECIL!! KEJAM BANGET!—"
629Please respect copyright.PENANAfJv95ngVk3
Bayi beruang seketika terdiam saat menyadari bangunan2 tinggi yang berada di depannya.
629Please respect copyright.PENANA2V9xf514l9
Dia lalu menoleh ke samping dan melihat Manusia kecil yang posisi terbalik di lantai, sang gadis membalas tatapan si beruang lalu melihat kearah bangunan2 itu dengan kagum.
629Please respect copyright.PENANAxtWEWDZkCr
Melihat wajah bahagianya, Bayi beruang pun menghampirinya dan manahan wajah sang gadis dengan jari2 kenyalnya.
629Please respect copyright.PENANAuNLX1iKrsU
"Kita di mana?!"
Tanya sang beruang yang histeris, sang gadis lalu berdiri dan menunjuk ke arah bangunan2 penjakar langit itu.
629Please respect copyright.PENANAoGvU24zegx
"Kota, Di sana adalah kota, Vivi pernah melihatnya dengan mama"
Jawab sang gadis sambil menunjuk ke salah satu bangunan seperti menara besi yang tinggi.
629Please respect copyright.PENANACB6RhOyhX9
Bayi beruang pun terheran-heran.
"Bagaimana itu di buat? A-apa kita sudah jauh dari mereka?!"
629Please respect copyright.PENANA4eI39mL1GP
Bayi beruang merasa ketakutan, pandangannya lalu tertuju ke dalam bangunan yang mereka datangi, lalu melihat bagian dalam yang besar namun sunyi dan tak ada satupun manusia.
629Please respect copyright.PENANABuOF75GygP
Si gadis lalu menjawab pertanyaan si beruang.
"Bangunan itu sudah lama di buat oleh manusia, Mama bilang namanya Effiel atau afol? Vivi lupa, hehe"
629Please respect copyright.PENANA46UrFpq2sS
Sang gadis pun menoleh ke dalam bangunan dan menyentuh kacanya.
629Please respect copyright.PENANATAwbADRZiE
"Kayaknya tempat ini sudah terbangkalai, Aku yakin sekarang kita sudah aman, orang2 itu tidak akan mengejar kita"
629Please respect copyright.PENANAiwrgoawryB
Balasnya sambil memeluk si beruang dengan lembut.
629Please respect copyright.PENANA9Iutk6EprY
"Huwaahh Manusia kecil memang hebat"
Ujarnya dengan gembira sambil menjilat2 wajah sang gadis.
629Please respect copyright.PENANA8pS2A2QbDj
"Kamu selalu memanggil aku manusia kecil, manusia kecil terus, aku kan punya nama, apa tidak bisa memanggil namaku?"
629Please respect copyright.PENANA39SZDqX6UU
Bayi beruang pun terdiam dan menatap mata sang gadis.
629Please respect copyright.PENANAw7dzQG2osx
"Vivi? Apa hanya vivi saja?"
629Please respect copyright.PENANAh78UKbWBAL
"Enggak, Vivi yang biasa mama panggil, nama asliku Victoria—"
629Please respect copyright.PENANA9iKYWiiIAW
Sesaat Vivi mau menyebutkan marganya, dia tiba-tiba teringat dengan apa yang terjadi padanya sebelum berada di pegunungan.
629Please respect copyright.PENANAOrxUMg900S
"Eh- Hanya Victoria saja sih"
Ujarnya sambil menggaruk kepalanya.
629Please respect copyright.PENANAFiZdhMYcXM
"Nama beruang apa?"
Mendengar namanya di tanyakan, bayi beruang langsung menjenuh, Dia merasa sedih saat dia mengingat suara ibunya.
629Please respect copyright.PENANAkIbGo2TJIy
"..."
"Namaku tidak bisa di sebutkan oleh manusia... *"^#-&#>÷[-(#"
629Please respect copyright.PENANAbRwIz3HRiY
"??"
Vivi mendengar suaranya tapi kalimat terakhir sang beruang langsung membuat Vivi heran dengan kaca2 di belakang mereka yang bergetar.
629Please respect copyright.PENANAn2MHWL8RcB
Vivi pun menatap sang beruang dengan cemberut.
"Hmmm, "^#-&#*÷[-(# kan? Dih Beruang bo—"
629Please respect copyright.PENANAHQUowSH6aa
"GHAAA!! b-b-bagaimana ka-kamu bisa?! Ibu bilang manusia tidak akan ada yang bisa menyebutnya!?"
629Please respect copyright.PENANAw1ilyUravU
Vivi pun terdiam mendalami kata-kata sang beruang, Vivi terlihat memahami perkataan tersebut dan tersenyum saja membalas pertanyaan si beruang.
629Please respect copyright.PENANAiYrQNyM88a
"Pantas saja! Kamu bisa masuk ke wilayah mama dengan mudah, Semuanya masuk akal... Tapi bagaimana kamu tidak tau soal -Karma-?"
629Please respect copyright.PENANAjBC9UTuYLd
Tanya sang beruang lagi yang masih belum puas dengan identitasnya Vivi.
"Kamu sebenarnya apa?!!"
Tanya sang beruang sambil menahan wajanya vivi dengan tangannya yang lembut.
629Please respect copyright.PENANABsYHSzHRXR
"Aku rasa... Itu, aku pernah mati sekali hehe~"
629Please respect copyright.PENANAtAT9d6HIIL
"Gheeukh!"
Sang beruang langsung memundurkan langkahnya.
629Please respect copyright.PENANAOznS7uAPNi
"Ja-jangan2 Zombie?"
Ujarnya sambil tergagap.
629Please respect copyright.PENANA9zauujSOxK
Serentak Vivi mengelak perkataan sang beruang.
"Zombie dari mana!, jantung aku masih berdetak ya, noh rasa"
629Please respect copyright.PENANANfUATomT5G
Balas Vivi sambil menarik tangan si beruang ke dadanya.
*Dug! *Dug! *Dug!
629Please respect copyright.PENANAnK2fKK3MoL
Setelah merasakan detak jantungnya vivi yang nornal, si beruang langsung keheranan.
629Please respect copyright.PENANA8GEYvGUfLC
"Aku tidak paham, Atau memang ini tujuannya Ibu!!?... Vivi tidak masalah kalau aku ikut kamu kan?"
629Please respect copyright.PENANAZCykHwtIBI
Mendengar permintaan si beruang, Wajahnya Vivi langsung bercahaya.
"Huwaah benarkah?!!"
629Please respect copyright.PENANAr62xqJnqXI
Dia kegirangan, melompat2 sambil menggendong si beruang lalu berputar-putar dengannya.
629Please respect copyright.PENANAy0KJyBBRWo
"Ahaha Vivi selalu ingin punya teman"
Ujarnya dengan gembira, namun tak lama raut wajahnya berubah.
629Please respect copyright.PENANAWmtm4rU62E
"Eum tapi bagaimana Vivi bisa membawa Kamu masuk ke kota? Orang2 malah akan ketakutan"
629Please respect copyright.PENANAxIVlFPzkIa
Mendengar ketakutannya vivi, Si Beruang lalu turun dari gendongannya vivi dan berdiri di hadapannya.
"Itu gampang!"
629Please respect copyright.PENANAk4K6ciV3fR
Balas sang beruang sambil mengangkat kedua tangannya, lalu dengan santai melompat ke dalam bayangannya Vivi.
629Please respect copyright.PENANAMa3bqeCvRO
"Eeeeeeh?!!"
Vivi terkejut saat melihat bayangannya menjadi seperti air sesaat Beruang menyeburkan dirinya.
629Please respect copyright.PENANAZ63IQUFEDD
"Wahh!!"
Dia dengan senang berputar-putar.
629Please respect copyright.PENANAPlu2bkj6gx
"Vivi!! Jangan begitu! Aku pusing"
Teriak sang beruang.
629Please respect copyright.PENANAQRvcHYmJz3
"Ehehehe"
629Please respect copyright.PENANATZplY9Wonb
......
629Please respect copyright.PENANANA60dvKHs0
Mereka berdua sudah berada di dalam mal, mereka masuk ke dalam melalui kaca yang di hancurkan oleh si Beruang.
629Please respect copyright.PENANAkeDESfPYWo
Saat berada di dalam sana, Vivi mulai basa-basi.
629Please respect copyright.PENANATh3QuLpfYD
"Neh! Kalau namamu tidak bisa di dengar oleh manusia, dan berbahaya saat di sebut, apa itu berarti orang2 hanya akan menyahutmu Hey, Oy, Woy! gitu?"
629Please respect copyright.PENANAKhpPzYiJfF
Si Beruang yang berada di dalam bayangan Vivi pun hanya bisa terdiam menoleh ke arah lain.
629Please respect copyright.PENANAnsebr2nbr0
"Hmmahaha jadi benar ya?"
629Please respect copyright.PENANAK0fWaGU4Ba
Dia lalu menuruni eskalator yang sudah off, dia mulai memikirkan sesuatu sambil menuruni anak tangga eskalator.
629Please respect copyright.PENANAMM1bZKHwIq
Vivi: "Nahh! Bagaimana dengan Tina?"
629Please respect copyright.PENANA3Yg6nlQMAs
Beruang: "Hey aku ini cowo tau"
629Please respect copyright.PENANA8G24Q6wcZ5
Vivi:"Hmm kalau begitu Tuna?"
629Please respect copyright.PENANAItdRDc2TP6
Beruang: "Kamu pikir aku ikan?!"
629Please respect copyright.PENANAueJQqqvyPb
Vivi pun terlihat merenung cukup lama, namun kemudian dia bisa menemukan nama yang cocok untuknya.
629Please respect copyright.PENANARDLW8S6Gqo
"Beemo bagaimana? Itu kan di ambil dari namamu juga kan, aku cuma ubah sedikit2 Ehehe"
629Please respect copyright.PENANAGiE5X59Z8p
Sang beruang pun menyetujui pemberiannya Vivi.
629Please respect copyright.PENANANPU7ceqLsb
"Hmm lumayan, oke lah"
629Please respect copyright.PENANAM7kwz3XKat
Dia pun bergembira sepanjang perjalanannya keluar dari gedung ini.
ns216.73.217.54da2


