300Please respect copyright.PENANA10pui1spPs
300Please respect copyright.PENANAjJfHg56qGx
"CAPTURE HER, FAST!!" 6 pria berjas hitam berlari mengejar seorang wanita. Mereka dominan dengan kepala botak, badan kekar dan tubuh tinggi. Menakutkan.
300Please respect copyright.PENANAbsQP2RhekU
"Aku harus bersembunyi. Tapi kemana? Hahh.. hahh.. hahh." Si wanita sampai di rooftop sebuah gedung, jauh dari pria-pria berjas yang tadi mengejarnya. Merasa masih belum aman, wanita itu berpikir untuk bersembunyi terlebih dulu.
300Please respect copyright.PENANALOmMyBOUz0
Setelah sedikit waktu berpikir, wanita itu bernyali untuk sedikit beratraksi. Menegak ludahnya sendiri ketika dia bersiap dengan memegang tali yang mengikat di sebuah besi melingkar. She is overbold for a woman. Dengan segenap jiwa dan hatinya mantapkan, dia mulai berayun ke bawah menuruni gedung. Berpijak pada dinding, lalu berayun lagi. Begitulah cara dia turun dari gedung itu. Sampai dengan pijakan kelima, dia salah dugaan.
300Please respect copyright.PENANAbecv0c2kcq
Prank!
300Please respect copyright.PENANA2bDVw7kgmf
High heelsnya itu penyebabnya. Sepatu lancip dengan tinggi 6,5 cm yang dikenakan si wanita berhasil membuat sebuah kaca berlubang. Bisa kalian bayangkan? Wanita itu telah berlari dari lantai bawah menuju rooftop menggunakan high heels. How abot her legs? And now, berkat dia memecahkan kaca jendela, dia terlontar ke depan, memasuki sebuah ruangan.
300Please respect copyright.PENANAQA22a3VQMP
"ARE YOU CRAZY?" Teriak seorang pria menatap marah pada wanita itu.
300Please respect copyright.PENANAhqD9mdf6tR
"I'm so sorry, this is an accident. Forgive me, please. In the future, i'll be compensated. I need to go now." Owh tidak. Pria itu mencekal tangan si wanita membuatnya tertahan untuk lari. Namun, wanita itu tidak semata-mata kehilangan tenaga seketika. Menendang selangkangan adalah jurus mautnya.
300Please respect copyright.PENANAEd9cht9E8v
"Aarrghhh!!! Damn you!"
300Please respect copyright.PENANAXC0sfuqXWV
"Kimshley Agata. Sorry, sir."
300Please respect copyright.PENANAPZABVz7I1D
Tepat saat wanita itu, Kimshley Agata, keluar, asisten Alarick, pria yang ada di dalam ruangan, masuk, sehingga mereka berdua bertabrakan. Tapi Agata langsung berdiri dan berlari menuju lift. Sedangkan asisten itu masuk ke dalam ruangan Alarick.
300Please respect copyright.PENANABQiONPBSa6
"Tangkap wanita itu! CEPAT!!" Perintah Alarick sebelum asistennya mulai bertanya.
300Please respect copyright.PENANAAipvBAzybm
"Baik, pak." Kata asistennya lalu berlari keluar mengejar Agata. Dia berteriak kepada semuanya agar membantu untuk menangkap Agata.
300Please respect copyright.PENANAt0eeyELFiE
"Itu dia! Cepat tangkap dia!" Suara itu tak berhenti terucap dari mulut mereka.
300Please respect copyright.PENANAiyXFvtCAV4
Sampai di lobby, Agata panik. Dia merasa semua penghuni kantor berbondong-bondong mengejarnya. Larinya masih berlanjut sampai di pinggir jalan.
300Please respect copyright.PENANAU2vJvDHLkn
"Taksi!" Dewi fortuna memberkati. Akhirnya Agata lolos dari kejaran massa. Agata seperti terkena asma, nafasnya tak lagi normal. Apalagi penampilannya, lebih dari kata 'tidak normal'.
300Please respect copyright.PENANAjkroTKIW54
Agata menuju rumahnya. Hari ini terasa panjang dan melelahkan. Hingga saat dia sampai di rumahnya, dia langsung melempar sepatunya dan berbaring di lantai. Rumahnya ini rumah sewa satu kamar yang kecil dengan harga 300 ribu per bulan. Ketika dia masuk rumah, ketemulah dengan ruang tamu sempit tanpa meja dan kursi. Alias lesehan. Kamarnya berada di samping ruang tamu. Masuk ke dalam lagi ada ruang tengah, difungsikan untuk menonton tv dan kegiatan lain. Masuk lebih dalam ada dapur dan kamar mandi. Simple house.
300Please respect copyright.PENANAi108EYKIzS
Berbeda jauh dengan Alarick, seorang direktur perusahaan dengan rumah luas bak istana. Saat ini, Alarick tengah duduk di ruang kerja rumahnya. Dia pulang lebih awal sebab kekacauan yang terjadi di kantor. Saat ini ruangan kerjanya di kantor sedang ada pembersihan dan penggantian kaca jendela.
300Please respect copyright.PENANAXqX0NaMV7E
"Kimshley Agata. Aku ingat betul wanita urakan itu. Berani sekali dia menendang alabirdku. Apa dia itu datang dari hutan? Penampilannya awut-awutan macam simpanse. Aku akan memberi dia pelajaran. Awas saja!" Monolog Alarick ketika teringat sosok Agata.
300Please respect copyright.PENANA4ubwvM16qq
Alarick mengambil cocktail yang ia simpan di bar kecilnya. Di rumah besar ini, Alarick hanya tinggal dengan para pekerja rumah. Di umurnya yang sudah menginjak 28 tahun, dia masih sendiri saja. Membuat orang tuanya khawatir dan berkeinginan menjodohkan untuk putranya itu. Cara inilah yang Alarick gunakan agar terjauh dari perjodohan. Tinggal di London dan membangun bisnis terpisah dengan ayahnya. Alarick itu suka minum minuman alkohol, itu dimulai sejak ia tinggal di London.
300Please respect copyright.PENANA5tvFczpvOh
"Kimshley. Harus kucari kemana wanita urakan itu. Dia itu seperti wajah-wajah manusia Indonesia. Apa dia terbang ke London untuk belajar? Dia terlihat lebih muda dariku. Tunggu dulu. Dia itu tadi siang kenapa sampai ada di kantorku dan bisa memecahkan kaca jendela? Misterius sekali. Ohh! Apa jangan-jangan dia itu memata-mataiku. Bisa saja kan? Aku harus mencari tahu. Jika dugaanku benar, berarti dia berbahaya."
300Please respect copyright.PENANA6q7ig7jQcx
Dugaan demi dugaan bermunculan di otak Alarick ketika dia semakin memikirkan seorang Kimshley Agata. Sambil terus menenggak minumannya, dia mencari tahu segala macam informasi mengenai Agata.
300Please respect copyright.PENANA4DzBm3fhsu
"Cari tahu tentang wanita yang ada di CCTV kantor dan kabarkan padaku secepatnya."
300Please respect copyright.PENANAExkEEsDgMZ
300Please respect copyright.PENANA69IIY8UnMP
300Please respect copyright.PENANA18YeUSDlyL
300Please respect copyright.PENANAWbZlqU0ms1
300Please respect copyright.PENANADxLasp3nO6
300Please respect copyright.PENANANpznsb4BOR
300Please respect copyright.PENANAFGJQCJm8Ep
300Please respect copyright.PENANAMIpky6HeUm
300Please respect copyright.PENANAdg9ML45KTJ