"Kenapa kalo maenin toket Bu Lena selalu enak." ucap Gw.
615Please respect copyright.PENANA9CECQXIAqv
"Kamu suka yang begini, Jak?" tanya Bu Lena.
615Please respect copyright.PENANAKq7YK4BM16
"Iyaa. Toket favorit saya itu toketnya Bu Lena. Abis itu Bu Nisa."
615Please respect copyright.PENANAh7KpOwifEF
"Tapi kalo memek enakan mana?"
615Please respect copyright.PENANABrCAoSy110
"Kalo itu baru, enakan Bu Nisa. Hahaha."
615Please respect copyright.PENANAenxR3k8um2
"Dasar kamu, Jak."
615Please respect copyright.PENANA9Fp9J1rC7T
"Iya. Hahaha. Aselii, memeknya nyedot bangett."
615Please respect copyright.PENANAixxaaqBqF9
"Kalo memek saya, gimana?"
615Please respect copyright.PENANAzsmgQ5bU1q
"Enggak terlalu nyedot sih. Cuma kelebihan Bu Lena tuh mainnya selalu seru. Gayanya banyak. Hahaha."
615Please respect copyright.PENANAsi14wgLQ3R
"Yaudah yuk, kita main." ajaknya.
615Please respect copyright.PENANARhMG0YHJWo
Bu Lena pun berdiri membelakangi pintu. Lalu dibuka jilbabnya agar mudah melepaskan pakaiannya. Dibuka satu persatu bajunya, dalemannya, celananya hingga CD nya sampai hanya menyisakan bulu jembutnya saja.
615Please respect copyright.PENANARaPxseg1dt
"Ehh iya, Bu. Boleh saya foto gak?" tanya Gw.
615Please respect copyright.PENANAgxMrPhcgVm
"Buat apa?"
615Please respect copyright.PENANA6YzYTkjuau
"Biar Bu Nisa iri. Hahaha."
615Please respect copyright.PENANAjZA1nQE746
"Tapi aman kan? Gak bakal kesebar?"
615Please respect copyright.PENANA79uNf3ov4p
"Enggak, Bu. Tenang. Saya kan enggak gaptek."
615Please respect copyright.PENANAVkmrMWfCSW
*Ckrekkk
Gw foto tubuh bugil Bu Lena. Lalu Gw pun berdiri.
615Please respect copyright.PENANAQCwHJ8PkqY
"Bukain ya, Bu?" pinta Gw.
615Please respect copyright.PENANAU8M9tA6n2U
Bu Lena melepaskan satu persatu kancing Gw. Lalu dilepaskanlah kemeja Gw seluruhnya. Dibuka juga kaos Gw lalu dijilatinya puting Gw.
615Please respect copyright.PENANAwywLoVn2dh
"Sshhhh. Enak juga ya bu dijilatin puting cowok tuh."
615Please respect copyright.PENANAyJRQKLRqtK
"Ya enak atuh, Jak. Emang kan sama-sama puting. Bedanya enggak ngeluarin susu aja."
615Please respect copyright.PENANAhz14fD3MMz
Sambil dijilatinya puting Gw, dilepaskannya gesper Gw dari pinggang Gw lalu dipelorotinya celana Gw hingga kebawah. Lalu
615Please respect copyright.PENANA7A6CaVkRqq
*Srrttt
Ditariknya CD gw sampai turun ke bawah hingga berdiri tegaklah kontol Gw yang sedari tadi mengeras.
615Please respect copyright.PENANARVVjXIeOIJ
Tanpa ba bi bu langsung dilahapnya kontol Gw hingga masuk seluruhnya ke dalam mulutnya
615Please respect copyright.PENANAWYJoriGCmK
*Glock glock glock
"Ahhh, enak banget, Buu."
615Please respect copyright.PENANAcS2ff09oUn
"Sedotan Bu Lena emang yang paling enakkk."
615Please respect copyright.PENANAnK7wf8ZE8U
*Slurpp slurpp
Disedotnya lupa kantung buah zakar Gw dan diemutnya bagaikan sebuah permen.
615Please respect copyright.PENANA2KTXuZxqcl
Lalu Gw angkat tubuh Bu Lena supaya berdiri agar Gw bisa menikmati toket empuknya yang menggantung.
615Please respect copyright.PENANAJRn43F856M
"Ahh, Jak. Langsung aja yuk, udah sore." ucapnya.
615Please respect copyright.PENANAyTi0kPrM1r
Direbahkanlah tubuhnya ke kasur dan kangkangkan pahanya sehingga terlihat jelas memeknya yang ditumbuhi jembut hitam yang tebal.
615Please respect copyright.PENANAtHoyysI1F9
"Saya masukin ya, Bu."
615Please respect copyright.PENANASetwL8vFap
"Iya, Jak."
615Please respect copyright.PENANAM6xWCEtGil
*Blesss
615Please respect copyright.PENANAA5ueHa85eH
Mudah saja Gw membenamkan kontol Gw ke dalam lubang kenikmatan yang sudah melahirkan dua buah hati itu.
615Please respect copyright.PENANAGLNUofpErO
"Aahh, Jakk. Penuh, Jakkk."
615Please respect copyright.PENANAaQgIeojECg
*Plok plok plokk plokkk
615Please respect copyright.PENANAaBWYSy8EAi
"Ahh, enakkk banggettt kkontooll kammuu Jhhakkk."
615Please respect copyright.PENANAAgYMie6O55
Gw pun merebahkan tubuh Gw di atas tubuh Bu Lena yang tidak tertutup benang sehelaipun. Gw benamkan wajah Gw di pundaknya untuk menjilati lehernya.
615Please respect copyright.PENANAW5AX2aClBC
"Huuhh, Jakkk. Gelii tauuu. Sshhhhh." ucapnya sambil memeluk Gw erat.
615Please respect copyright.PENANAZthZzZEQ83
Increase Speed Mode : Lv. 2
*Plokplokplokplokkk
615Please respect copyright.PENANAOSmi3iYcpp
"Aaaaaaahhhhh. Gilaa, Jakk." racaunya yang dengan cepat langsung Gw bekap mulutnya agar tidak didengar orang luar.
615Please respect copyright.PENANAJpufn3Qm02
"Buu, jangan teriak. Bahaya."
615Please respect copyright.PENANAzSAFm5Yq8l
"Ahhh, abiss enakk Jakk dientot kamuu."
615Please respect copyright.PENANAZlO4o6JTQf
"Aku udah sampe nih, Bu."
615Please respect copyright.PENANABsN2zEVbbW
"Uuhhh. Yaudaahh, Jhakk. Kheluarhin ajhahh."
615Please respect copyright.PENANATBqMt0uhIs
*Crott crottt crooott
615Please respect copyright.PENANA1qVMUgozRA
"Huhh, andai bisa main lama ya, Bu. Hahhh." ucap Gw yang terkulai lemas di atas Bu Lena.
615Please respect copyright.PENANAJwAnqBNqXm
"Makanya, kapan kamu mau ke rumah saya lagi. Pintu selalu terbuka loh untuk kamu."
615Please respect copyright.PENANAzsYQZOMw6R
"Pelanggan saya kan ada yang lain, Bu. Dan saya bukan Gatot Kaca yang tenaganya gede. Main buru-buru gini aja udah cape. Huhh."
615Please respect copyright.PENANArSVe0iEJsl
"Karena tadi kamu abis main sama Sinta kan?? Hayohh ngakuu."
615Please respect copyright.PENANAHUlehHgt2e
"Kok?? Ibu tau??" tanya Gw heran.
615Please respect copyright.PENANARwnuIq8Pph
"Kamu kan abis pergi sama Sinta, lama. Dan juga kontol kamu tadi rada bau amis. Ngapain lagi coba kalo bukan abis ngentotin Sinta." paparnya sambil menyubit pinggang Gw.
615Please respect copyright.PENANAWbdKTfUHV2
"Aahh, aahhh." teriak Gw sambil merebahkan tubuh di sampingnya.
615Please respect copyright.PENANARXMKGXSlfy
"Yang expert mah gabisa dibohongin. Hahaha."
615Please respect copyright.PENANAQXw6C0M7Kw
"Dan yang expert mah selalu bikin enak." ucap Gw sambil tersenyum ke Bu Lena.
615Please respect copyright.PENANAS51ZcnTby7
"Apanya yang bikin enak?" tanya Bu Lena.
615Please respect copyright.PENANABoJYc0CZWw
"Ininya." ucap Gw sambil menggesek memeknya dengan tengan Gw.
615Please respect copyright.PENANA2xKmvLwsIZ
"Awas, nanti ketagihan."
615Please respect copyright.PENANAxwEsHMyGhr
"Udahh, Buu. Memek ibu bikin nagihh."
615Please respect copyright.PENANAD9paO1v4cM
"Awas lupa, kita lagi dimana."
615Please respect copyright.PENANAoXAAY5zAZk
"Di surga bikinan kita. Hahaha."
615Please respect copyright.PENANAug2bCnAi6K
"Surga macam apa yang gak boleh teriak biar enggak ada yang curiga. Wooo."
615Please respect copyright.PENANA9ubz7g39Xh
"Seenggaknya bisa begini." ucap Gw sambil memeluk Bu Lena bagaikan sebuah guling.
615Please respect copyright.PENANA5xPYtN1vcz
"Bu Lena enak, empuk kayak guling." bisik Gw di telinganya.
615Please respect copyright.PENANAeZDHRfy8aG
"Udah ih, udah sore. Sana kamu duluan keluar biar saya disini dulu." ujarnya.
615Please respect copyright.PENANAfUswd13WZY
"Oke dehh. Saya diusir. Biar gak ganggu nanti mau main sama Bang Sani ya. Hahaha." kata Gw sambil bangkit dari kasur lalu mengenakan kembali pakaian yang tadi dilucuti Bu Lena.
615Please respect copyright.PENANA5A85hYhodN
"Ehh, enggak. Biar enggak curiga atuh, Jak."
615Please respect copyright.PENANAtWvPg8onKG
"Halah, sekarang udah bisa bikin alibi nih." ucap Gw meledeknya.
615Please respect copyright.PENANAobcewrKqdX
*Cuss
Sebuah cubitan mendarat tak jauh dari bekas cubitan pertamanya tadi.
615Please respect copyright.PENANAEtMyXH9dbX
"Aahhh. Sakit ih, Bu."
615Please respect copyright.PENANAHzHtd364fv
"Biarin, biar tau rasa ngeledekin orang tua mulu." dumel nya.
615Please respect copyright.PENANAbvEaCVBfnt
"Udah dua nih biru. Nanti malem Bu Nisa bakal nanya nih gara-gara apa. Biarin, saya bilang karena di cubit Bu Lena biar Bu Lena diomelin Bu Nisa."
615Please respect copyright.PENANAjuXUV1DJAC
"Mau nambah yang ketiga ga?"
615Please respect copyright.PENANA52urGI10Kx
"Sudah, Bu. Sudah cukup penderitaan yang ibu berikan. Mending saya keluar saja."
615Please respect copyright.PENANAgtbXgbVXv4
*Ngeett
Saat pintu kamar Bang Sani Gw buka, sudah bediri dua bidadari yang melipat kedua tangannya dengan menunjukkan tatapan ganas.
615Please respect copyright.PENANAUeR3kbpfXy
"Gak puas Jak yang tadi siang?" tanya Kak Sinta yang sedang memegang helm Bang Sani.
615Please respect copyright.PENANArNHPwLFhmZ
"Puas kok, ini saya sampe lemes." jawab Gw panik.
615Please respect copyright.PENANAdO7xpBSXYZ
"Kok nambah lagi?" tanya Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAXrCRxAQdTD
"Ada istri orang yang perlu dipuaskan. Hehehe." jawab Gw cengengesan.
615Please respect copyright.PENANAGrDPzTsnTX
"Mukul pala orang pake helm dosa gak, Bu?" tanya Kak Sinta ke Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAPwM6HNLj43
"Jangan ih, kasian." jawab Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANA24gdSvUbfA
"Kok ibu bisa kasian sama iblis yang satu ini?" tanya Kak Sinta.
615Please respect copyright.PENANAt2APm06HSn
"Bukan, Sin. Kasian helmnya Bang Sani. Pala iblis kan keras, nanti helmnya retak."
615Please respect copyright.PENANACMp9dw1uRV
"Ahh aahhh." teriak Gw saat Kak Sinta mencubit kepala kontol Gw dari luar celana.
615Please respect copyright.PENANATa8lXnRD0k
"Ah, enggak keras, Bu. Lembek ini kan abis digunain." ucap Kak Sinta.
615Please respect copyright.PENANAy5d01ltcH3
"Mau liat klakson gak, Sin?" tanya Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAQQ8b8kL07r
"Mana, Bu?"
615Please respect copyright.PENANA59AnCCI83Y
"Aaahhhh." teriak Gw ketika Bu Nisa meremas buah zakar Gw.
615Please respect copyright.PENANAhTqFOARnm7
"Tuh kan, dipencet keluar bunyi. Hahaha." ucap Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAXYTE1GWe8x
"Hahahaha. Cuma aneh ya, Bu. Suaranya kayak menderita gitu."
615Please respect copyright.PENANAKnTJTqaktx
"Ihh, main pencet-pencet aja." ucap Gw.
615Please respect copyright.PENANA5JsM9MUSnY
"Gantian." kata Gw sambil meremas toket Bu Nisa dan Kak Sinta.
615Please respect copyright.PENANA63MH8k6R6h
"Tau gak, Sin? Waktu pertama kali Jaka mainin toket saya, dia cuma goyang-goyangin doang."
615Please respect copyright.PENANAp6y1FGid0O
"Hahahaha. Kok gitu sih, hahaha." Kak Sinta menertawai Gw hingga suaranya memenuhi lorong kamar Bang Sani.
615Please respect copyright.PENANAVEg3X2IU2Z
"Ahh, males ahh. Dibully mulu saya." ucap Gw lalu menyudahi remasan pada toket Kak Sinta dan Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANA9n065nwNus
"Sinta??"
Terdengar sebuah suara dari lorong kelas memanggil Kak Sinta yang membuat kami bertiga terkejut.
615Please respect copyright.PENANAzIcvQpS5DJ
Lalu orang itu terdengar berjalan ke arah kami dan ketika memasuki lorong kamar Bang Sani, baru kami tahu ternyata itu adalah Muti.
615Please respect copyright.PENANA3PwgDEqEL2
"Oh rame toh, lagi pada ngapain?" tanya Muti ke kami bertiga.
615Please respect copyright.PENANAsggo3eiYM3
"Ini... " Gw mencoba menjawab pertanyaan Muti tetapi bingung mencari alasan.
615Please respect copyright.PENANAH681RIslu5
"Mau balikin helm Bang Sani, tapi orangnya gak ada." sambung Kak Sinta yang lebih dahulu menemukan alasannya.
615Please respect copyright.PENANANEzirMFs2s
"Tadi aku liat Bang Sani lagi sholat di atas. Taruh situ aja helmnya, gapapa kok aku sering minjem juga." ucap Muti.
615Please respect copyright.PENANAq9OWnbPRbk
"Tuh kan, Sin. Ngapain pake takut segala orang cuma tinggal taro aja, kok." sambung Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAfBUm4e1mPe
"Udah, Kak. Taro aja disitu. Dah yuk ah pulang." ucap Gw.
615Please respect copyright.PENANAckfBzvV7gc
"Nah, ada masalah nih Jaka." kata Muti.
615Please respect copyright.PENANAg5xo56cITt
"Lah, kenapa? " tanya Jaka.
615Please respect copyright.PENANApZBsGWKRl7
"Dari tadi aku coba nyalain motor, tapi enggak bisa nyala-nyala." ucapnya.
615Please respect copyright.PENANAqAVtru1oH2
"Coba kamu yang nyalain, Jak. Biasanya tangan anak laki kan serba bisa." kata Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAVLptfkfghV
"Tapi otak saya enggak pernah pelajarin tentang motor, Bu." jawab Gw.
615Please respect copyright.PENANAnVFYIP1mPV
"Coba aja, Jak. Daripada aku, gak ngerti sama sekali." ucap Muti.
615Please respect copyright.PENANAoXot38OecR
Setelah meminta kuncinya, Gw mencoba untuk menyalakan motornya. Tetapi berkali-kali menyalakannya, tetap saja nihil hasilnya. Yang ada hanya menimbulkan bau angus dari arah mesin.
615Please respect copyright.PENANAomj0p31Vgl
"Kak, kok bau." tanya Gw.
615Please respect copyright.PENANAaBS7LQQsNj
"Sinta kali tuh belum mandi." ucap Muti.
615Please respect copyright.PENANAEsTLmyafbL
"Lah sembarangan banget nih anak." timpal Kak Sinta.
615Please respect copyright.PENANAJt4u7astrk
"Ini kak, mesin motornya yang bau. Jarang di service ya?" tanya Gw.
615Please respect copyright.PENANAGOUMM3vZTo
"Hmmm. Mungkin." katanya.
615Please respect copyright.PENANA6O32aY4g7F
"Lah kamu gimana si, Mut. Motor bagus-bagus malah jarang di service." omel Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAkkfoslOpgq
"Motor bagus apanya sihh, orang aku juga ini dikasih bekas ayah ku dulu sebelum meninggal." ucap Muti.
615Please respect copyright.PENANAXSRAcCHkTC
"Nah, motor warisan kan harus dirawat baik-baik. Kamu rawat gak tuh motor?" tanya Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAAm0N97YAp6
"Rawat kok, kalo kotor langsung aku bawa ke tukang cuci." jawab Muti.
615Please respect copyright.PENANAUVqFYtdajL
"Terakhir service kapan?" tanya Gw.
615Please respect copyright.PENANA5jzocJBolV
"Hmmm. Hmmmmmm." Muti mencoba meraih ingatannya di dalam pikirannya.
615Please respect copyright.PENANA32GN543d5j
"Tuh, kan. Pasti gak pernah." omel Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAkrnai1F0EK
"Aku lupaa, udah lama banget soalnya." ucap Muti.
615Please respect copyright.PENANAwgWI7K87Xp
"Jam tangan doang mahal, tapi gak pernah service motor." oceh Kak Sinta.
615Please respect copyright.PENANAJxBmOtyeqk
"Heii, jangan fitnah yaa andaa. Ini KW lohh." seru Muti.
615Please respect copyright.PENANAwpnwkzg9ZT
"KW kok bangga, Mut." kata Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANAhRctjZzOnp
"Ihh, ihh, jahat ih. Masa aku di serang tiga orang." ucap Muti sambil merengut.
615Please respect copyright.PENANAiEVe8vRliT
"Udah, udah. Aku setut yuk sampe bengkel." ajak Gw ke Muti untuk membawa motornya ke bengkel terdekat dari SD tempat kami mengajar.
615Please respect copyright.PENANAllFRr1v3jN
"Terus nanti Bu Nisa gimana gak kamu anter pulang?" tanya Muti.
615Please respect copyright.PENANAx97GSzaS7N
"Tenang, Mut. Aku naik ojol aja. Gampang kok." ucap Bu Nisa.
615Please respect copyright.PENANA6rzErDg5UF
"Hmm, oke deh. Maaf ya, Bu. Drivernya saya pinjem." kata Muti.
615Please respect copyright.PENANABsl7doeXAi
"Gapapa, Mut. Asal jangan dipinjem sampe malem aja." timpal Kak Sinta.
615Please respect copyright.PENANAneZHjcvTc1
"Emang kenapa?" tanya Muti.
615Please respect copyright.PENANApQ7EHdiYGH
"Nanti berubah jadi serigala." jawab Kak Sinta diikuti dengan tawa kami semua.
615Please respect copyright.PENANAReok2AEWpY
_____-----_____
615Please respect copyright.PENANASguIJ9QSZz
"Wahh, parah ini, Pak." ucap Montir bengkel ketika mengecek kerusakan apa yang terjadi pada motor Muti.
615Please respect copyright.PENANAZBvWQOW4J2
"Kena apanya, Bang?" tanya Gw.
615Please respect copyright.PENANADUboCo5pFF
"Hmm, kompresi nya nih." jawab Abang Montir.
615Please respect copyright.PENANAJk3Nw4tnNK
"Berapa lama bang kira-kira benerinnya?" tanya Gw kembali.
615Please respect copyright.PENANAytCOKm84q9
"Gak bisa malem ini selesai, Pak. Nih ada satu motor juga yang mesti saya beresin. Kemungkinan beresnya besok siang palingan."
615Please respect copyright.PENANAJ7gcEsGawx
Lalu aku dan Muti saling bertatap-tatapan bingung mau bertindak apa.
615Please respect copyright.PENANADYtXwKRUpW
"Gapapa, Mut?" tanya Gw ke Muti.
615Please respect copyright.PENANAenDhM6Adkl
"Coba tanya-tanya lagi, Jak. Rusak berat apa enggak, biayanya, tanyain Jak." suruh Muti.
615Please respect copyright.PENANAezmTl7XjNk
"Bang, ini tergolong rusak berat ya berarti?" tanya Gw ke Abang Montir.
615Please respect copyright.PENANAYnBV6yMyeZ
"Iya, Pak. Efek enggak di ganti oli sama enggak di service ringan jadi ya gini nih." jawabnya.
615Please respect copyright.PENANA1rpRTMxUDT
"Kalo biayanya? Berapa, Bang?"
615Please respect copyright.PENANAlgTQEpE9VM
"Besok siang bawa aja 700an. Soalnya kira-kira 600 lebih lah semuanya."
615Please respect copyright.PENANARzXI3dST1I
"Mau, Mut?" tanya Gw.
615Please respect copyright.PENANA5JznB8fLUa
"Yaa, mau gak mau kan." jawabnya.
615Please respect copyright.PENANA7Y0ck8TGYx
"Oke deh bang, tolong dibenerin ya." ucap Gw.
615Please respect copyright.PENANA2JzeQ0MsUg
"Oke, sip. Besok siang bisa kok di ambil."
615Please respect copyright.PENANA9U3fqtTXKU
"Yaudah yuk, Mut. Pulang." ajak Gw ke Muti untuk Gw antar ke rumahnya.
615Please respect copyright.PENANAsFNa4N8koV
"Anterin gw, ya."
615Please respect copyright.PENANAn441KzzPYH
"Iya, iyaa."
615Please respect copyright.PENANAugc5wJ8g0o
Di dalam perjalan kami menuju rumah Muti, Gw memecahkan suasana dengan membahas perihal motornya.
615Please respect copyright.PENANAMpsNe7h3SM
"Makanya punya motor tuh dirawat." omel Gw.
615Please respect copyright.PENANAY4fjxBvaem
"Ya Gw kan enggak ngerti, Jak. Di rumah juga enggak ada anak cowok jadi enggak ada yang ngerti motor."
615Please respect copyright.PENANAX5BXJxhfkM
"Mulai besok, tiap bulan lu mesti ganti oli sama service ringan tuh. Biar enggak rusak begini lagi." omel Gw.
615Please respect copyright.PENANAtG70MWWrCq
"Iya, iyaa." ucapnya memelas.
615Please respect copyright.PENANAJCykRGUn97
"Rumah lu dimana sih, Jak?" tanya Muti.
615Please respect copyright.PENANA5ap5phxKCC
"Di deket mall, gak jauh sebelum rumah Bu Nisa. Kenapa?"
615Please respect copyright.PENANAWHH9An3YX2
"Gapapa. Rumah gw lumayan jauh loh, gapapa nih?" tanya Muti.
615Please respect copyright.PENANATMqzglYT8z
"Ya gapapa lahh, asal tau diri aja. Nanti disuruh mampir dulu kek gitu, di kasih minum. Hahahaha."
615Please respect copyright.PENANAXRKS8iZRAs
*Ciuttt
Sebuah cubitan mendarat di pinggang Gw. Tepat di tempat yang sama dimana Bu Lena juga melayangkan cubitannya tadi.
615Please respect copyright.PENANAPNU4YJ3liK
"Aaahhh, sakit woy." teriak Gw sambil berusaha menyeimbangkan laju motor.
615Please respect copyright.PENANANly4I8Hcwf
"Dih, orang pelan sih."
615Please respect copyright.PENANAZnW2c9PiZt
"Ya, sakit tapinya. Bekas jatoh tau nggak."
615Please respect copyright.PENANAPqrpAvmDxZ
"Cowok tuh kalo jatoh, bangkit. Bukannya malah ngeluh." katanya seakan-akan sedang memberi motivasi ke Gw.
615Please respect copyright.PENANA1Kuf0gPfyG
"Wahai Muti sang ratu kadal. Gua tuh enggak ngeluh, cuma gua bilang itu bekas jatoh jangan lu cubit."
615Please respect copyright.PENANAGxIySi7Qzy
"Tumben." katanya.
615Please respect copyright.PENANAGuZhvb9n3B
"Hah? Tumben apaan?" tanya Gw.
615Please respect copyright.PENANAqAIoXQD4hz
"Enggak macet."
615Please respect copyright.PENANAyguhCwytjf
"Ngalihin pembicaraan lu yak, bisa banget."
615Please respect copyright.PENANABKWS2DYbxQ
"Lah, emang gimana lagi orang gua ngeliat ini jalanan rada sepi. Jadi bisa cepet nyampenya."
615Please respect copyright.PENANAVVECtUsYoj
"Ya, iya sih."
615Please respect copyright.PENANA8ELU24IXfv
615Please respect copyright.PENANAO5YQnKDhNr
Terima kasih telah membaca sampai sejauh ini! ❤️
615Please respect copyright.PENANAYnUrMOVsYp
Jika kamu menikmati ceritanya, jangan lewatkan kelanjutannya yang lebih seru.
Masih ada chapter selanjutnya sampai total 36 Chapter yang bisa dibeli hanya Rp.5000 saja.
615Please respect copyright.PENANAWGy9F2wHhZ
📚 Baca versi lengkapnya di KaryaKarsa
615Please respect copyright.PENANAdjcrscMMZF
🌐 KaryaKarsa.com/Greenie2
615Please respect copyright.PENANAUafSESLzld
atau buka aplikasi KaryaKarsa dan cari "Syahwat di Sekolah" atau "Greenie2".615Please respect copyright.PENANAjzra5oyRpC


