Tangan Gw mulai memainkan perannya. Semula memegang pinggulnya, lalu naik ke punggungnya. Mendekapnya erat, merasa bahwa momen ini jangan sampai lepas.
538Please respect copyright.PENANAQHvSl0PVaO
Tangan Kak Sinta juga memulai aksinya. Melingkarkan tangannya ke leher agar Gw semakin bebas menjelajahi mulutnya lebih luas.
538Please respect copyright.PENANAlKNIkMJcAE
Gw berdiri tanpa melepaskan permainan bibir Gw dimulutnya. Seakan paham, Kak Sinta juga ikut berdiri mengikuti arah kemana Gw berjalan. Lalu Gw dekap ia semakin erat, semakin tidak karuan nafas yang berhembus dari hidung dan mulutnya.
538Please respect copyright.PENANAeILdg2Qmfa
Tangan Gw kini berpindah menuju pantatnya yang standar tetapi membuat penasaran. Gw remas-remas sehingga desahannya keluar beberapa kali. Gw raba lagi tubuh langsingnya memasuki baju dan tanktopnya. Lalu gw buka kait BH nya dari dalam.
538Please respect copyright.PENANArrj43m3wCr
*Ctekk
Kini sambil berciuman Gw meremas-remas buah dadanya yang ranum itu. Gw putar-putar putingnya yang mengeras, lalu gw mainkan seperti analog PS2 dengan ibu jari Gw.
538Please respect copyright.PENANApxHRZzI9WU
*Aaahhh
538Please respect copyright.PENANAHdwIGwm8F4
"Jhakkk." desahnya.
538Please respect copyright.PENANAYenlFOXI87
Gw lepas peniti jilbabnya lalu Gw buka kain yang menutupi rambutnya itu. Kancing baju pun tak lepas dari target Gw. Entah kenapa semua bisa mudah Gw lakukan dan temukan tanpa melihat karena sedari awal bibir Gw dan Kak Sinta tidak lepas sedetikpun.
538Please respect copyright.PENANAUrW9m1HYJN
Gw lepaskanlah sebentar ciuman dari bibir Kak Sinta agar gw bisa melepas baju dan tanktopnya. Lalu kini dia yang menguasai permainan bibirnya. Sesekali bibir bawah Gw disedotnya lalu dia memutar-mutarkan lidahnya bersentuhan dengan lidah Gw.
538Please respect copyright.PENANAWsFIk1R303
BH telah dilepaskan dari tubuhnya. Sekarang, terpampang sudah kondisi topless dari seorang Sinta Dewi Kartika.
538Please respect copyright.PENANAt6RP8MjU1V
Kancing celana adalah target setelahnya, lalu Gw peloroti ke bawah tak lupa juga kain segitiga pembungkus memek gundul yang sudah tidak perawan itu.
538Please respect copyright.PENANA62Kfx36c1e
Kini, lidah Gw tidak lagi bermain di mulutnya. Sekarang sudah berpindah menuju ke lehernya beriringan dengan desahannya.
538Please respect copyright.PENANAB4EhY6WnRe
"Aaahhhhh, Jakk."
538Please respect copyright.PENANAknmAlb3c9e
Sambil meremas pantatnya, Gw turunkan lidah Gw ke buah dadanya yang harum dan ranum itu. Tangannya memeluk kepala Gw seakan tidak ingin kejadian ini cepat usai.
538Please respect copyright.PENANAA37V2BItXS
Memeknya tak Gw tinggal menganggur. Gw gesek-gesek tangan jari Gw mengikuti alur garis lubang kenikmatan itu yang sudah basah sedari tadi.
538Please respect copyright.PENANAYZE1c6l4oW
Gw tidurkan Kak Sinta di atas kasurnya agar dia bisa semakin jauh Gw observasi. Sambil menjilati toketnya, Gw buka semua pakaian Gw satu persatu hingga terpampanglah kontol Gw yang sudah mengacung keras.
538Please respect copyright.PENANAyde120oUof
Dengan mata tertutup dan menikmati permainan Gw, tangan Kak Sinta meraba-raba untuk mencari dimana kontol Gw berada dan dikocoknya perlahan seakan ingin segera dimasukinya sarang itu dengan burung yang perkasa ini.
538Please respect copyright.PENANAPZrQxVdlcO
Tapi, tidak semudah itu Ferguso.
538Please respect copyright.PENANA5NgKVRThMR
Gw kangkangkanlah pahanya sehingga Gw bisa menjilati memeknya dengan lahap. Sejilat, dua kali jilat, tiga kali jilat. Lalu gw benamkan wajah gua agar lidah gua masuk ke dalam memeknya sepenuhnya.
538Please respect copyright.PENANA3VEcQf4ZiS
"Jakaaa. Enak bangett ihhh."
538Please respect copyright.PENANA9ou7xgTLRK
*Sllpptt sllpptt slurpp slurpp
538Please respect copyright.PENANABsXtNdpz42
"Ahh. Jakaaa." racaunya sambil menjambang rambut Gw.
538Please respect copyright.PENANAtNUGOTBXyc
Lalu ditariknya rambut Gw agar Gw ke atas tubuhnya lalu Kak Sinta berkata :
538Please respect copyright.PENANA1MdinF3i4f
"Ayuk, Jak. Aku udah enggak tahan."
538Please respect copyright.PENANAc0haLHTbBD
Kak Sinta mengambil sesuatu dari tasnya lalu mengeluarkan sekotak kondom.
538Please respect copyright.PENANAbPY8nll6gO
"Beli di minimarket tadi ya?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANAVwW3gYn3qV
"Iyaa. Hehehe." jawabnya sambil merobek bungkusnya.
538Please respect copyright.PENANA3YUj1yBHu4
"Sini aku pakein." katanya sambil bangkit duduk lalu membungkus kontol Gw.
538Please respect copyright.PENANAY4xY0iSquV
"Besar, Jak. Aku suka."
538Please respect copyright.PENANAmVzzSScMzG
"Berarti yang kemarin-kemarin enggak besar dong?"
538Please respect copyright.PENANAKtm1gf1DWl
"Jauhh, Jak. Jauh dibanding kamu mahh. Makanya pelan-pelan yah, soalnya belum pernah dimasukin yang segede kamu nih."
538Please respect copyright.PENANAH4BfkX3bQO
"Oke, Kak. Aku masukin pelan yah."
538Please respect copyright.PENANA0eiRJisoX0
Gw menggesek-gesekkan dahulu kepala kontol Gw di luar gerbang kenikmatan itu. Lalu sedikit demi sedikit Gw masukkan ke dalam perlahan.
538Please respect copyright.PENANAq9RWOhXELn
Hangat, sempit, merah, merekah. Bersih, wangi, basah, menggoda.
538Please respect copyright.PENANA1Ft51r88cf
*Srreeettt
538Please respect copyright.PENANAFDqHWE2dCo
Setengah dari kemaluan Gw kini berada di dalam liang senggamanya. Lalu perlahan Gw keluarkan lagi darinya. Masukk lagi lebih jauh dari sebelumnya. Lalu keluarkan lagi untuk menuju perjalanan yang sebenarnya. Dan
538Please respect copyright.PENANAHqSJFvyXgQ
*Jlebbbb
538Please respect copyright.PENANAZr1QPDH2CI
Kontol Gw tertanam sepenuhnya di dalam lubang senggamanya itu.
538Please respect copyright.PENANAK3fVfIP505
"Aahhhh. Enakk, Jaaakk."
538Please respect copyright.PENANAZzqJ5knzj9
*Sretttt sreettt
538Please respect copyright.PENANAIdLo65P392
Dengan perlahan Gw maju mundurkan kontol Gw bertempo pelan, sambil Gw jilati Kak Sinta mulai dari toketnya, lehernya hingga kami kissing seperti di awal.
538Please respect copyright.PENANAka4KF7TW9f
*Slurrppp sluurppp
538Please respect copyright.PENANAzOaEN9I5Vk
"Ahh, Jakkk. Enakk banget kontol kamu, Jak. Aahh,,, Ahhhh,, Aaahhhh."
538Please respect copyright.PENANAqpzQ4wDUzM
"Memekk,, Kak,, Sinta,, jugaa,, rapett,, bangeett."
538Please respect copyright.PENANAincYG4s8Vo
Semakin lama semakin cepatnya Gw menghantam memek Kak Sinta.
538Please respect copyright.PENANApAsIF3l5OY
"Ahh, enak banget memek Kakakkk." ujar Gw.
538Please respect copyright.PENANA7gSmOESeq7
"Aahh, aahh, aahhh." desahnyaa mengiringi sodokan kontol Gw di memeknya.
538Please respect copyright.PENANAK3J5Wz5CL9
"Kak, ganti posisi mau?"
538Please respect copyright.PENANAwFsrsw09SV
"Ughhh, ahh, oke Jhakkh. Doggy yahh."
538Please respect copyright.PENANANWPzRZ0Q0w
Lalu gw menghentikan dan mencabut kontol Gw keluar. Kini Kak Sinta membalikkan tubuhnya dan menunggingkan pantatnya.
538Please respect copyright.PENANAXO8NABECWD
*Jlebbb
538Please respect copyright.PENANAxrjndYZ3X3
*Clekk clekk clekk
538Please respect copyright.PENANAxkEwCS8Xgs
Kini suara kontol Gw di dalam memeknya Kak Sinta sudah berbeda karena sudah bersatu dengan cairan kenikmatan yang dikeluarkan Kak Sinta.
538Please respect copyright.PENANAzYPD3dNU6i
"Uhh, yang cepet Jakkk."
538Please respect copyright.PENANAf6hZzPtv70
*Plakk
538Please respect copyright.PENANAKWuc0BOO2Q
Gw menampar pantatnya Kak Sinta
538Please respect copyright.PENANAUTZqQZv2D2
"Ahh, Jakk. Aku mau keluarrr."
538Please respect copyright.PENANAhbWiHhY8UO
"Huhh, huhh. Bentar, Kak. Barengan."
538Please respect copyright.PENANAXkqdjxBzDB
*Slock slock slock slock
538Please respect copyright.PENANAQ8AAL70c12
Kini Gw mempercepat hentakan pinggul Gw agar mencapai klimaks disaat yang bersamaan dengan Kak Sinta.
538Please respect copyright.PENANA4Gid9oiYWJ
"Aahh, aahh. Jaakk." racaunya.
538Please respect copyright.PENANAulL3QL2drf
"Kakk, aku mau keluar." ucap Gw.
538Please respect copyright.PENANAmsRaHG3FXH
"Samaa, Jakk. Genjot terus Jaakk."
538Please respect copyright.PENANAbUDQIN0FSK
Lalu tiba-tiba sebuah kilatan menyambar Gw dari ujung kaki sampai ujung kepala. Begitulah kiranya saat orgasme Gw dikala bermain dengan Kak Sinta.
538Please respect copyright.PENANAoI4cU5uRFw
*Crottt crottt crottt
538Please respect copyright.PENANARt3McEYyG8
Dan entah kenapa memek Kak Sinta seolah menyedot dan memijit kontol Gw yang masih ada di dalam. Sungguh sensasi baru yang Gw rasakan yang belum pernah terjadi saat ngentot bersama Bu Nisa dan Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANABdKJutLCcv
Gw mencabut kontol Gw keluar dari memeknya dengan peju yang lumayan penuh mengingat sudah beberapa kali dikeluarkan selama tiga hari ini. Dan tiba-tiba
538Please respect copyright.PENANAdnsntp3swG
*Brukkk
538Please respect copyright.PENANAIGY1x7Nlyl
Tubuh Kak Sinta terkulai lemas dan ambruk begitu saja tanpa ada kata-kata yang keluar.
538Please respect copyright.PENANAqL5GTskwfe
Setelah Gw lepas kondom yang berisikan peju itu, Gw ikut tiduran di samping Kak Sinta yang lemas setelah bertarung tadi.
538Please respect copyright.PENANAplWkFe0abS
"Enak, Kak?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANA7sWuwXqgOS
"M m m mm." suaranya terhalang bantal yang menutupi wajahnya.
538Please respect copyright.PENANAHI84IFr4UV
"Kak?? Apaan?" tanya Gw heran.
538Please respect copyright.PENANA6ozVwhN5Jb
"Huhh. The best sex ever." jawabnya.
538Please respect copyright.PENANA8dpnOJ2Ivm
Lalu Gw cubit pipinya karena gemas melihatnya terkulai lemas dalam keadaan bugil seperti itu.
538Please respect copyright.PENANAMnnyaN5SE6
"Perasaan kemarin nangis, kok sekarang lemes. Hahaha."
538Please respect copyright.PENANABxsqGCf4rR
"Ihh, kamu ngeselin yaa. Semua tuh gara-gara ini." ucapnya sambil menggenggam kontol Gw.
538Please respect copyright.PENANADQHow4xoSi
"Dan si ini." lanjutnya sambil menaruh tangannya di dada Gw.
538Please respect copyright.PENANAt277D979Hd
"Dada saya, Kak?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANADF5VKjsTiZ
"Bukan. Karena kamu baik, Jak." jawabnya dilanjutkan dengan kecupan yang mendarat di bibir Gw.
538Please respect copyright.PENANAsYrLs3TDAO
*Cupsss
538Please respect copyright.PENANA5wKrZPUTyn
"Sini, Kak. Kita cuddle." ajak Gw agar dia mendekat lalu menutup tubuh telanjang kami berdua dengan selimutnya.
538Please respect copyright.PENANArNk0WKHtFQ
"Huftt. Nyamannya." ucapnya.
538Please respect copyright.PENANA43Fa5aAkG3
Seketika Gw merasakan kehangatan saat kulit kamu bersentuhan di bawah selimut. Gw melihat ke arah pakaian kami yang berserakan di lantai kamar Kak Sinta.
538Please respect copyright.PENANAdp6r2nnigs
"Kak, tidur?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANA0uXU3gEQTk
"Enggak, cuma merem. Abis enak begini sama kamu, Jak." jawabnya.
538Please respect copyright.PENANA8zOXzIw7Ly
"Kita mau balik ke sekolah jam berapa?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANAw9YpSi4w4J
"Emang sekarang jam berapa?" Kak Sinta menanya balik.
538Please respect copyright.PENANAqW94JrjJVO
"Hmm. Jam 1, Kak." jawab Gw setelah melihat ke arah jam dingin bergambar Winnie The Pooh yang menggantung di atas pintunya.
538Please respect copyright.PENANAgTENvVSPwy
"Yaudah, jam 3 mungkin. Gapapa kan?" tanyanya balik.
538Please respect copyright.PENANATmrvo1XLfE
"Gapapa dong. Malah enak bisa cuddle sama Kak Sinta."
538Please respect copyright.PENANAGjM4XPOFgc
*Jgrekkk
538Please respect copyright.PENANARMpIm4Lmpk
"Sin, minjem guntt..." tanpa aba-aba Dita, teman Kak Sinta yang kami temui di bawah tadi masuk begitu saja.
538Please respect copyright.PENANAhte6judacZ
"tingg." lanjutnya kaget melihat kami berdua.
538Please respect copyright.PENANAQoeRELbl0a
Gw yang juga ikut kaget mencoba melepaskan pelukan Gw dari Kak Sinta tetapi tangannya menarik kembali tangan Gw agar tidak melepaskan pelukan Gw dari tubuh telanjangnya.
538Please respect copyright.PENANAuq4IJcCfpQ
"Itu ambil aja sendiri ya di laci meja. Kalo udah tutup lagi pintunya yang rapet." ucap Kak Sinta.
538Please respect copyright.PENANAtSReZwSvI5
Masih memasang wajah yang kaget Dita berjalan ke arah laci meja yang dimaksud Kak Sinta tadi. Lalu dia menatap Gw seolah ingin menanyakan sesuatu.
538Please respect copyright.PENANAsxmVOKs4TV
Dia menunjuk ke arah Kak Sinta, lalu menunjuk ke arah Gw, lalu menggoyangkan pinggulnya seolah bermaksud menanyakan apakah kami berdua sehabis ngentot.
538Please respect copyright.PENANAtvgs9oSfVL
Lalu Gw jawab hanya dengan anggukan kepala. Dan dibalas dengan "Two Thumbs Up" darinya sebagai apresiasi sambil menutup kembali pintu kamar Kak Sinta seraya pergi meninggalkan kami berdua.
538Please respect copyright.PENANAKpBXWkfTuQ
"Kak, gapapa nih?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANAM3sd2HZhf3
"Gapapa, dia lebih sering bawa cowoknya, Jak." jawabnya.
538Please respect copyright.PENANAaN07SL2bif
"Ehh?? Ini kita gak bakal dicurigain warga gitu, Kak??" tanya Gw lagi.
538Please respect copyright.PENANAA5it8addKj
"Ini gang sepi banget, cuma ada 3 rumah. Yang 2 itu orangnya santai, asal gak berisik. Makanya temen-temen aku sering bawa cowoknya kesini."
538Please respect copyright.PENANActW6lFZjXA
"Kakak sering dong bawa cowok kesini?"
538Please respect copyright.PENANANGrmdM0XNT
"Enggak, cuma pacar aku doang waktu itu. Setelah putus enggak pernah bawa cowok selain kamu."
538Please respect copyright.PENANAB5y71btJ4C
"Hmm. Berarti lain kali kalo saya lagi bete saya kemari aja boleh?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANAMo755awJOt
*Cuppss
538Please respect copyright.PENANAv0YOAFpmfN
Kak Sinta mencium bibir Gw.
538Please respect copyright.PENANATkXTr8t2WG
"Bolehh dooongg." jawabnya.
538Please respect copyright.PENANAH5FY9iKGPT
"Jak, aku ada ide." ucap Kak Sinta sambil mengambil hapenya.
538Please respect copyright.PENANAxT1uQbV6GX
"Kita foto yuk, Jak." ajaknya.
538Please respect copyright.PENANA8i2T7JFfWa
"Serius, Kak? Enggak bakal jadi masalah nih?" tanya Gw meyakinkan dia.
538Please respect copyright.PENANA1A71ng62ah
"Enggak. Nanti setelah aku upload langsung aku hapus."
538Please respect copyright.PENANAyATp3YPGp7
Kami mengambil foto di kasur dengan frame seperut kami dan pose Gw menggenggam toketnya Kak Sinta, lalu foto kedua dengan adegan kami french kiss.
538Please respect copyright.PENANAH56q7oVDqh
"Jak. Kamu main wikipedia gak?" tanya Kak Sinta.
538Please respect copyright.PENANABaL66oefm9
"Enggak, kenapa?"
538Please respect copyright.PENANA3LViEcuC09
"Download deh, nanti kita bikin grup bareng Bu Nisa sama Bu Lena."
538Please respect copyright.PENANABQYvSoAYZD
"Buat pamer siapa yang lagi main sama kamu." lanjutnya sambil menatap HP.
538Please respect copyright.PENANAnCEa7AIgkI
"Jadi nanti abis foto langsung hapus. Biar kesimpen di wikipedia aja. Enggak kesimpen di HP. Kalo WA kan kesimpen di HP. Bahaya."
538Please respect copyright.PENANAyENiW6HE26
"Oke dehh, atur aja Kakkk."
538Please respect copyright.PENANAmKMfuTu6e3
_____-----_____
538Please respect copyright.PENANAFeCUVC8YsR
"Assalamu'alaikum." ucap Gw ketika memasuki ruang guru yang sedang dipenuhi oleh Bu Nisa, Bu Farhah, Muti, Bu Lena, Bu Hannah dan Bu Putri.
538Please respect copyright.PENANAVbDdw2rf3d
"Wa'alaikum salam." jawab mereka.
538Please respect copyright.PENANAveiciKddN4
"Nah ini dia, kang ojek dicariin tuh sama penumpangnya." ucap Muti.
538Please respect copyright.PENANAQRbuJh8izX
"Wehh kamu. Jangan gitu, nanti enggak mau lagi nganterin saya malah saya yang repot." ucap Bu Nisa.
538Please respect copyright.PENANApkizECr2SD
"Abis darimana, Jak?" tanya Bu Farhah.
538Please respect copyright.PENANAM75KyveWxB
"Cieee."
538Please respect copyright.PENANAwJobKx3wWp
"Cieeeeee."
538Please respect copyright.PENANAF7UiI0uaJB
"Wadaawww."
538Please respect copyright.PENANAFNgE28bHs3
"Ada yang kangen nih."
538Please respect copyright.PENANAQP6ssIE8oa
Seketika ruang guru riuh dengan ucapan-ucapan tersebut.
538Please respect copyright.PENANA8Jq1DxTcn6
"Kenapa sih? Orang nanya doang. Kalo jauh kan berarti capek terus enggak bisa bantuin saya." ucap Bu Farhah.
538Please respect copyright.PENANARe5UxGyFvW
"Capek banget sih itu kayaknya si Jaka." ucap Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANANJGmUvbv8V
"Iya lah, pasti capek banget abis bonceng Bu Sinta." sambut Bu Nisa.
538Please respect copyright.PENANA9iFNQotnsf
"Ahh, males ahh mentang-mentang saya cowok sendirian saya dibully disini." kata Gw sambil meninggalkan ruang guru untuk menuju ke smoking room.
538Please respect copyright.PENANAluhzBcwkzu
"Yang sabar, Jakk. Hahaha." teriak Muti yang suaranya terdengar sampai keluar ruang guru.
538Please respect copyright.PENANADHRargPpyy
"Nah, itu Jaka. Darimana Jak?" tanya Pak Rizki saat Gw memasuki smoking room lalu duduk di sebelah Rudi.
538Please respect copyright.PENANAoxSZxTDqOD
"Itu, nganterin Bu Sinta nganter berkas." jawab Gw.
538Please respect copyright.PENANAo7AYBjacNG
"Rokok, Jak?" tanya Rudi menawarkan rokoknya.
538Please respect copyright.PENANAwqj2lIPOOc
"Selau ini masih ada." jawab Gw.
538Please respect copyright.PENANABaOo7jaxFR
Kami pun membakar rokok kami sambil mengobrol tentang banyak hal. Mulai dari sekolah, jodoh, hingga gosip yang ada di sekolah. Sampai ada waktu Pak Rizki dichat Bu Putri untuk mengajaknya pulang.
538Please respect copyright.PENANACT2SnMAoit
"Saya balik dulu deh ya, Bu Putri ngajak balik nih." ucapnya.
538Please respect copyright.PENANAutXZLkmqzx
"Ehh iya, kelupaan. Saya mau nanya tentang itu tuh." seru Gw.
538Please respect copyright.PENANA6I1fwwFTfA
"Tentang apaan, Jak?" tanya Rudi.
538Please respect copyright.PENANAC6Cm0EPPcv
"Tenang hubungan Bapak sama Bu Putri. Gimana sih, penasaran saya." jawab Gw.
538Please respect copyright.PENANAIDCWN007dm
"Tuh, kamu tanya sama Rudi aja. Pasti dia tau dari orang-orang." ucap Pak Rizki.
538Please respect copyright.PENANARdN87en57C
"Ya kan saya mau tau dari sumbernya langsung, Pak." jawab Gw.
538Please respect copyright.PENANA8DZ3n1pZKx
"Yaudah, next time aja. Makanya jangan kelayaban, disini aja nongkrongnya kita." kata Pak Rizki.
538Please respect copyright.PENANAIBWs26W2Ty
"Hahaha. Oke pakk."
538Please respect copyright.PENANASIqlRQ2qmv
"Lu masih mau disini, Jak?" tanya Rudi.
538Please respect copyright.PENANALt9NMjK7d1
"Kita ke ruang guru aja yok." ucap Gw.
538Please respect copyright.PENANAJzSsDw9vkB
Lalu kami pindah ke ruang guru yang masih lengkap membernya seperti tadi.
538Please respect copyright.PENANA0KNa9Paehg
"Saya pulang duluan yaa, pabapak, buibu." ucap Bu Putri.
538Please respect copyright.PENANAGgNOdFeBJQ
"Iya, Bu. Hati-hati ya Pak Rizki, kalo udah sampe KUA kabarin ya." seru Muti.
538Please respect copyright.PENANAnFTAvsjcRm
"Hahaha. Siap, Mut. Assalamu'alaikum."
538Please respect copyright.PENANAEKXJVfyLnS
"Waalaikum salam." jawab semuanya.
538Please respect copyright.PENANAlWC13KLGVX
"Ehh si cowok-cowok pindah dari sarangnya." ucap Bu Hannah yang merupakan Guru Kelas 1 itu. Dia tergolong masih muda, lebih tua sedikit dari Muti dan Bu Putri.
538Please respect copyright.PENANAhCBbUmVJ6W
"Au nih, bos nya udah balik baru deh pindah kesini." timpal Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANA5mOGusYa5G
"Kenapa si Bu, kan saya kangen sama Bu Farhah." jawab Gua.
538Please respect copyright.PENANARTithqPbQ7
"Ihh, apa sih. Jangan bikin gosip dehh." timpal Bu Farhah.
538Please respect copyright.PENANABMVMAA9vL7
"Bu Farhah jangan gituu. Kasian tau Jaka cintanya bertepuk sebelah tangan." ucap Muti.
538Please respect copyright.PENANAgyrgHe6jDu
"Au nih, ngambek ahh." ucap Gw.
538Please respect copyright.PENANA1Ei1ujr26L
"Tuh kan Jaka ngambek. Sini sama kakak, cup cup cup." ucap Muti.
538Please respect copyright.PENANAjxZ14Rm4XM
"Ini masih pada disini pada nunggu apa nih?" tanya Rudi.
538Please respect copyright.PENANAnIjoJ5XLls
"Saya nungguin kamu, Rud. Ayok balik." jawab Hannah.
538Please respect copyright.PENANAogNNvxym7N
"Tau nih para tukang ojek ditungguin sama pelanggannya bukannya cepet-cepet pulang malah masih betah aja di sekolah." ucap Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANAdGKi0QScR4
"Saya kan nungguin Bu Farhah, Bu." jawab Gw.
538Please respect copyright.PENANA1Cid9QEHlv
"Jakaaaaaa. Mulai dehh." ucap Bu Farhah.
538Please respect copyright.PENANAowpSQZiFTs
"Utuq utuq utuq, Jaka. Cini cama tante ajahh. Kita main ramal-ramalan lagi." kata Muti.
538Please respect copyright.PENANAjvXyAq6Wj1
"Gamau, entar dikasih upil." jawab Gw.
538Please respect copyright.PENANAz0UvdCI2X9
"Ihh Muti jorokk. Driver saya dikasih upil masaa." ucap Bu Nisa.
538Please respect copyright.PENANAqGstISfJ7o
"Biarin, Bu. Biar tau rasa. Masa tangan saya dibilang butek gara-gara sering nyiksa murid." timpal Muti.
538Please respect copyright.PENANAXNfLRs8QhB
"Ya emang kan, Mut. Kamu kan kejam ngajarnya." ucap Bu Hannah.
538Please respect copyright.PENANAfWbfKgQHED
"Eitss. Kejam-kejam gini demi mendidik anak. Saya mah gak pernah mukul, cuma nyubit ajah. Dan nyubitnya pake chintahhh." jawab Muti.
538Please respect copyright.PENANAknW6uXVen0
*Cettt
538Please respect copyright.PENANAA5rDC10Og3
"Aaawwww." teriak Muti karena Gw cubit.
538Please respect copyright.PENANAaQ5rOYZ9Fw
"Sakk,, ittt." ucapnya sambil menabok lengan Gw.
538Please respect copyright.PENANAbtt9fKv50g
"Kan itu nyubit pake cinta." ucap Gw.
538Please respect copyright.PENANApGkoSgqTZq
"Nyubitnya ke anda, cintanya ke Farhah. Hahaha." lanjut Gw.
538Please respect copyright.PENANAEIkraVy4Rv
"Jakaaaa. Udah ya di stop dramanya." seru Farhah.
538Please respect copyright.PENANAcoEKWfgvDv
"Hahahaha." tawa dari Bu Nisa, Bu Lena, Bu Hannah dan Rudi.
538Please respect copyright.PENANAJz3AXwOfta
"Tetep aja sakitt." ucap Muti sambil menabok Gw lagi.
538Please respect copyright.PENANAy98FrKgoR7
"Ehh, aku duluan yaa. Udah dijemput suami aku." ucap Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANApgELBeYmqv
"Iya, Bu. Hati-hati yah." ucap Bu Nisa.
538Please respect copyright.PENANALUTyRg5yKC
"Bu Lena enggak mau hire tukang ojek ajah kayak Bu Nisa, Bu Putri sama Bu Hannah?" tanya Muti.
538Please respect copyright.PENANA3Jg7vOi1S6
"Bolehh. Kamu aja ya Mut. Hahaha." jawabnya.
538Please respect copyright.PENANASb4MZmV6NX
"Hehh. Yang perempuan beda yahhh." ucap Muti.
538Please respect copyright.PENANAIbn096VSdZ
"Au nih Muti. Bawa motor tapi sendirian mulu. Kenapa enggak bareng Farhah aja tuhh." sambung Bu Hannah.
538Please respect copyright.PENANAVUCwsfmcBP
"Jangan ah, saya ngasih kesempatan buat Jaka inisiatif nganter Farhah pulang. Biar nanti saya bareng Bu Nisa aja." jawab Muti.
538Please respect copyright.PENANAJUvirDrRjV
"Au nih, Jaka. Padahal searah kan Jak sama rumah lu." sambung Rudi.
538Please respect copyright.PENANAA2dkMRAEWq
"Yehh, guanya sih mau-mau aja. Farhahnya mau atau enggak tuh." jawab Gw.
538Please respect copyright.PENANAsQleEP7jLX
"Nope. Makasih." jawab Farhah.
538Please respect copyright.PENANAALPhSQH3pg
"Hahahaha." dilanjutkan dengan tawa kami semua.
538Please respect copyright.PENANA1SzcMxIY8x
"Padahal awal-awal Jaka nganterin pulang si Farhah loh. Farhahnya mau-mau aja. Kok sekarang enggak mau ya." ucap Bu Nisa.
538Please respect copyright.PENANAvXljg8GN2f
Lalu Farhah menutup laptopnya dan merapihkan barang-barangnya.
538Please respect copyright.PENANAeGq3bQLQvs
"Ya kemarin kan enggak ada apa-apa, Bu. Sekarang ada gosip gini sayanya jadi gak mau." jawab Farhah.
538Please respect copyright.PENANAPpUYqnAwlm
*Drrtt drrttt
538Please respect copyright.PENANAGcwMpNgdwy
Tiba-tiba ada notif dari WA Bu Lena. Langsung saja Gw buka WA nya sembunyi-sembunyi agar tidak ada yang membacanya.
538Please respect copyright.PENANASQWup10JfA
Bu Lena :
"Jak."
"Kamar Bang Sani."
538Please respect copyright.PENANAY37BH9D1g9
Jaka :
"Oke."
538Please respect copyright.PENANAQnaZvS2zhq
Bu Lena meminta agar Gw menuju kamar Bang Sani. Mungkin dia ingin menuntaskan hal yang tadi sempat tertunda dikarenakan masih dalam jam mengajar.
538Please respect copyright.PENANAH8kouQUM8h
"Ahh, males ahh. Ngambek." ucap Gw berpura-pura ngambek ke Farhah lalu meninggalkan ruang guru untuk menuju kamar Bang Sani.
538Please respect copyright.PENANAEshD4oVihj
"Tuh kan, Far. Ngambek kan." ucap Bu Nisa.
538Please respect copyright.PENANA51qa5wdRd0
"Biarin. Dah tua masih ngambekan." jawab Farhah disusul dengan tawa yang lainnya.
538Please respect copyright.PENANAk8oy1oQtfd
*Tok tok tok
538Please respect copyright.PENANAZ9IgmS6gSe
"Bu?" panggil Gw dari depan kamar Bang Sani.
538Please respect copyright.PENANA38fEd89odc
*Cklekk
538Please respect copyright.PENANAfmkyvgK2j4
"Masuk, Jak." kata Bu Lena sambil membukakan pintu.
538Please respect copyright.PENANAAlRZGBbO2p
"Huhh. Enak ya sekarang." kata Gw sambil merubuhkan tubuh Gw di kasur.
538Please respect copyright.PENANA7OCvAzp3x2
"Iya, Jak. Enak. Kita nya enak, Bang Sani nya juga enak." ucap Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANAv2Hm9tSuSe
"Ehh, tapi Bang Sani tetep dibayar kan, Bu?" tanya Gw.
538Please respect copyright.PENANAM1nTMHHnYc
"Pasti doong. Malah lebih gede sekarang." jawab Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANAyErXEidY93
"Syukur deh. Takutnya Bang Sani ngelapor aja, kan bahaya."
538Please respect copyright.PENANA3QRQRw9mti
"Gak bakal, Jak. Bang Sani kan bisa kerja disini karena saya. Jadi dia dulu tuh duda tanpa anak, tinggal di belakang toko suami saya. Terus pas dibutuhin disini saya ajak dia ke sini. Jadi dia juga utang jasa ke saya, Jak." jelasnya.
538Please respect copyright.PENANA3VZjBYmhDf
"Ohh, gitu Bu. Tapi lebih enak kalo disini dikasih AC kali yah." ucap Gw.
538Please respect copyright.PENANA4c9FsIxmh8
"Iya nih, saya gerah nunggu kamu daritadi. Nanti saya tanya Bang Sani deh dia suka nggak pake AC."
538Please respect copyright.PENANAHIuVxYy7Oy
"Mantapp, Buu. Jadi betah deh saya disini nanti. Hahaha."
538Please respect copyright.PENANArYTyJT3Qvn
Bu Nisa pun merebahkan tubuhnya di samping Gw. Dengan begitu, langsung saja tangan Gw bermain di dalam pakaiannya meraba-raba toketnya.
538Please respect copyright.PENANABjVp5wbw3t
"Kenapa kalo maenin toket Bu Lena selalu enak." ucap Gw.
538Please respect copyright.PENANAeX3UmGG7S6
"Kamu suka yang begini, Jak?" tanya Bu Lena.
538Please respect copyright.PENANA21ssCeZ4PP
"Iyaa. Toket favorit saya itu toketnya Bu Lena. Abis itu Bu Nisa."
538Please respect copyright.PENANAPROsOgQynq
"Tapi kalo memek enakan mana?"
538Please respect copyright.PENANAnqciyPGjZ2
"Kalo itu baru, enakan Bu Nisa. Hahaha."
538Please respect copyright.PENANAshbBQhuuew
"Dasar kamu, Jak."538Please respect copyright.PENANAoycagwN4gg


