[Sayang, besok mau pulang gak?] Sebuah pesan mesra masuk ke ponsel Rafael dari Wenda.
747Please respect copyright.PENANAjzy4wt4x9C
[Maaf Tan, kayaknya gak bisa. Besok aku mau nganter bapak kost ke Cirebon. Ngejenguk anaknya yang mesantren di sana] balas Rafael berbohong.
747Please respect copyright.PENANAzY09nf0Wqc
[Duh, giman sih, aku udah kangen banget sama belain kamu, Sayang]
747Please respect copyright.PENANAfi4qy672sx
[Iya sama, aku juga udah kangen sama Tante, Om dan Vasco. Emangnya Om Andi gak pulang?]
747Please respect copyright.PENANAXPKoFihrW5
[Katanya ada kegiatan di Surabaya, pulangnya nanti hari Rabu. Duh kamu tega banget sih sama aku. Udah empat bulan gak pulang-pulang, katanya mau sebulan sekali]
747Please respect copyright.PENANApdSkNVZJla
[Iya, doain aja minggu depan aku bisa pulang. Maklum karyawan baru, kerjaannya masih numpuk kaya sedang diplonco gitu, Tan]
747Please respect copyright.PENANAUl3bXzBwsJ
[Iya sih. Lagian kenapa sih kamu harus kerja segala. Mending di sini bantuin urus toko, bisa ngelanjutin kuliah, kita pun tetap bisa bersama]
747Please respect copyright.PENANAFtTvxCYJ7n
[Kalau di sana terus, aku gak punya pengalaman lain, Tan. Kan pengen ngelanjutin kuliah lagi.]
747Please respect copyright.PENANA59CkcNWr3B
[Lah, dari dulu kan aku sama Om Andi, udah sangat siap ngebiayain kuliah kamu sampai lulus!]
747Please respect copyright.PENANA6fFVN4etLB
[Aku ingin mandiri, Tan. Gak enak ngerepotin Om sama Tante terus]
747Please respect copyright.PENANAnTNpOg98wv
[Siapa juga yang ngerasa direpotin?]
[Iya, pokoknya doain aja, biar aku cepet mandiri dan sukses]
747Please respect copyright.PENANAyPO0oNjRoc
[Alah palingan juga kalau udah sukses, lupa sama aku. Hancur lagi deh hatiku.]
747Please respect copyright.PENANAvyR5iBlF5R
[Kagak lah, Tan. Masa iya aku lupa sama orang-orang yang udah berjasa. Aku juga gak mungkin lupa atau ninggalin anak kita] balas Rafael dengan perasaan hati yang mulai jijik dan geli.
747Please respect copyright.PENANA503BFSY6Fi
[Enak aja anak kita, itu kan anaknya Om Andi, hehe.]
747Please respect copyright.PENANAiwA6cYBxP6
[Hmmmm jadi beneran Vasco bukan anakku?] balas Rafael, saat mengetik kalimat itu wajahnya mendadak semringah.
747Please respect copyright.PENANAJOC23VYbYN
[Duh, segitu aja marah sih, Sayang. Asli kok Vasco itu darah daging kita berdua, Om Andi kan mandul, buktinya dari dulu aku gak hamil-hamil]
747Please respect copyright.PENANAyMlzByQd3Z
[Kirain anaknya si Kelvin] balas Rafael, dengan yang mendadak geram.
747Please respect copyright.PENANAmHhxlEuXLA
[Ih, udah ah jangan bahas manusia brengsek itu lagi. Jadi ilang deh mood aku. Sayang, kamu janji ya gak akan selingkuh lagi]
747Please respect copyright.PENANAFjUNhMjdUA
[Iya, Tante juga jangan nakal lagi sama cowok lain. Kasihan Om Andi] balas Rafael dengan hati yang mulai bergetar.
747Please respect copyright.PENANAotaBGpkkqa
[Iya Sayang. Aku janji gak bakal nakal lagi selain dengan kamu. Waktu itu selingkuh juga, kan kamu yang duluan selingkuh]
747Please respect copyright.PENANAQNmzXLnu7p
[Udah ah jangan dibahas lagi]
747Please respect copyright.PENANAS5hFzNMETx
[Iya. Sayang, aku mau lagi]
747Please respect copyright.PENANAvrpuWIp4Nm
[Video call?] balas Rafael, dengan perasaan hati yang mangkel.
747Please respect copyright.PENANAtS4aiz9aN3
[Bukan. Gak enak video call, kan aku lagi di toko, belum tutup, masih banhyak pembeli. Kirim video kamu yang lagi ngocok aja. Aku kangen banget sama kontolmu yang lagi muncrat.]
747Please respect copyright.PENANAuoJOAs5jBY
[Kan udah banyak video yang aku kirim?]
747Please respect copyright.PENANATII6hVLcbq
[Tapi aku ingin yang terbaru, bosen liatin yang udah lama terus.]
747Please respect copyright.PENANAVjT3j8zg4N
[Aku baru aja nyampe kostan. Nanti aku kirim lagi]
747Please respect copyright.PENANATfajNYhueh
[Jangan lama-lama ya, Sayang.]
747Please respect copyright.PENANABqnAavHG2B
[Iya. aku mandi dulu, ya]
747Please respect copyright.PENANAvZHL6hmf8g
[Oke deh sayang. Aku tunggu videonya. I Love you my young husband, muuuach.]
747Please respect copyright.PENANA8v5dJ8yONU
Tak sampai lima menit setelah itu, Rafael pun langsung onani, kemudian mengirimkan hasil rekamannya.
747Please respect copyright.PENANAMIKMkBGWbZ
Setelah itu dia pun bergegas mandi besar. Lantas terlentang di atas kasur sambil menatap kosong langit-langit kamar yang membisu.
747Please respect copyright.PENANABxQ8nYAgr6
“SIALAN!!”
747Please respect copyright.PENANA96liU3wbIE
Makinya menyumpahi dirinya sendiri yang kembali gagal.
747Please respect copyright.PENANAitE8gSJLUC
Sejatinya Rafael nekad merantau, bahkan cuti dari kuliahnya di tingkat dua, semata-mata demi menyudahi hubungan terlarangnya dengan Wenda, istri pamannya.
747Please respect copyright.PENANAIlMKTDkHkO
747Please respect copyright.PENANAGCCe5srg7F
Hidup Rafael mulai tak tenang dihantui perasaan berdosa dan bersalah pada pamannya yang telah dia khianatinya dalam jangka waktu yang cukup lama.
747Please respect copyright.PENANAzncQs954eC
747Please respect copyright.PENANAsAuPxjAzYh
Walau kesadaran dan penyesalan itu datang terlambat, namun tetap membulatkan tekadnya untuk berubah.
747Please respect copyright.PENANAN9QNkL8aF7
747Please respect copyright.PENANAUF1UA6Z93X
Lima tahun bukanlah waktu yang pendek untuk sebuah hubungan terlarang dan pengkhianatan.
747Please respect copyright.PENANAzSWRAdu5Qn
747Please respect copyright.PENANA0u5m21gPDf
Sebelumnya Rafaael pun telah melakukan berbagai cara agar bisa terlepas dari cengkraman nista dan dosa besar itu.
747Please respect copyright.PENANAKhlo9W0bWe
747Please respect copyright.PENANA6PbWPwwvmI
747Please respect copyright.PENANA7mfUT1biL4
Namun selalu gagal, karena setan terlanjur jauh ikut campur. Bahkan setelah dirinya keluar dari rumah pamannya dan merantau ke Jakarta, cengkaraman maut sang iblis betina itu, tidak bisa lepas.
747Please respect copyright.PENANAjFtkMjqmtr
747Please respect copyright.PENANALOS0Rq0WK3
747Please respect copyright.PENANAZHF2lvX4R3
Sampai detik ini, Rafael belum memberitahukan di mana tepatnya tempat kerja dan kostannya kepada semua keluarga besarnya di kampung.
747Please respect copyright.PENANA8a0h6x7jsA
747Please respect copyright.PENANA7YdmIWHnLI
747Please respect copyright.PENANAKOBzNmeC7P
Namun komunikasi online tetap masih berjalan. Dan dari hubungan telpon itu lah, dia kembali masuk dalam bujuk rayu Wenda berbuat mesum secara online.
747Please respect copyright.PENANA46WBbfy1yf
747Please respect copyright.PENANAJuq0h9jzOm
747Please respect copyright.PENANAfOdSdjhjsD
Chat, vidieo call sex atau mengirim video tak senonoh, seolah menjadi rutinitas yang tak bisa lagi dihindarkan.
747Please respect copyright.PENANANg2DWpoRuM
747Please respect copyright.PENANAsUCVMWkaof
747Please respect copyright.PENANAHe5nzC8SSt
Rafael telah berusaha menghentikan semua itu dengan cara baik-baik. Namun ancaman Wenda justru makin mengerikan.
747Please respect copyright.PENANAQfjAr2uAGV
747Please respect copyright.PENANA0FJyoN8wjf
Istri pamannya itu bahkan berani sesumbar akan membongkar semua aib Rafael di depan semua orang.
747Please respect copyright.PENANAuALju4oHtf
747Please respect copyright.PENANATptepdBtYF
747Please respect copyright.PENANAitEPK93215
Rafael tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan dirinya, jika pamannya benar-benar tahu semua itu.
747Please respect copyright.PENANAOv9JSkAuzA
747Please respect copyright.PENANADh0PHUWhfX
747Please respect copyright.PENANAnOlguCx5Fm
Terlebih lagi jika dia tahu kalau Vasco, bukan darah dagingnya.
747Please respect copyright.PENANAQMfqI6ICwB
747Please respect copyright.PENANAhn0egUWpTk
747Please respect copyright.PENANAQkJbKHDCxb
“Raf… Rafa….” Sebuah sapaan hangat nan merdu dari luar kamar, membuyarkan lamunan Rafael.
747Please respect copyright.PENANAaqBIhI944k
747Please respect copyright.PENANAthO3pJJrjg
747Please respect copyright.PENANAnYGKossIf0
“Iya, Bu Haji,” balas Rafael sambil bergegas bangkit dari tidurannya.
747Please respect copyright.PENANAOXrKH1FVf8
747Please respect copyright.PENANAmZZvYLIj3D
747Please respect copyright.PENANAUypk0qmKkz
“Makan dulu, Raf,’ balas Bu Haji masih dari luar kamar.
747Please respect copyright.PENANAyxi9pmGSCz
747Please respect copyright.PENANAxg6KZ3kL3Q
747Please respect copyright.PENANAmuhPuepCOd
“Iya Bu,” balas Rafael, seiring dengan suara langkah kaki Bu Haji yang menjauhi kamarnya.
747Please respect copyright.PENANAUFGyAKZpkf
747Please respect copyright.PENANAnc1Pft5zN9
747Please respect copyright.PENANAelwTa8M71N
747Please respect copyright.PENANA4L7LN8GUaP
Rafael keluar kamar, lantas menjuju meja makan. Setelah itu dia pun bergegas pergi ke masjid untuk menjalankan shalat Asyar.
747Please respect copyright.PENANAfuTri2cRge
747Please respect copyright.PENANASAg36k0R9x
747Please respect copyright.PENANA5WGXCUqgVT
Saharusnya Rafael merasa sangat beruntung karena saat ini dia bisa tinggal bersama Bapak dan Ibu Haji Hamdan.
747Please respect copyright.PENANARzbUdryw02
747Please respect copyright.PENANAMk5SJ7wmT2
747Please respect copyright.PENANAnGN21vsvCt
Ketika pertama diterima kerja, Rafael langsung mencari kostan yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan tempatnya bekerja.
747Please respect copyright.PENANAJlinSrCA7x
747Please respect copyright.PENANAkpjVlibBSH
747Please respect copyright.PENANAUxpZ3k3NMU
Tempat kost yang didatangi milik Pak Haji Hamdan. Namun batal menempatinya karena sudah penuh dan harganya pun terlalu mahal.
747Please respect copyright.PENANAm22zRJxjtc
747Please respect copyright.PENANA8H8kOVVHPo
747Please respect copyright.PENANA1GSJLJBAdC
Ketika akan meninggalkan rumah sang pemilik kostan itu, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya, sehingga Rafael pun dicegah pergi.
747Please respect copyright.PENANA3uONbukjXv
747Please respect copyright.PENANA9cKlJO4ro9
747Please respect copyright.PENANAXZOWScvzlZ
Sambil menunggu hujan reda, Rafael pun ngobrol basi-basi dengan Pak Haji, hingga akhirnya ngalor ngidul tak karuan, termasuk menceriatakan beberapa latar belakang Rafael.
747Please respect copyright.PENANA0INg6mDOx2
747Please respect copyright.PENANA9EiSitFcKt
747Please respect copyright.PENANARUXL7JZtpm
Dan berdasarkan obrolan ngelantur itulah benang silaturhami mereka terjalin dengan sangat indah.
747Please respect copyright.PENANAd7xeXRqpeX
747Please respect copyright.PENANAqdL3kVB45F
747Please respect copyright.PENANANPb1WaraLk
Pak Haji benar-benar tersentak ketika mengetahui jika Rafael berasal dari kampung tempat dirinya lahir dan dibesarkan dahulu.
747Please respect copyright.PENANAhgdBqE08Gf
747Please respect copyright.PENANAkMbBcbbk87
747Please respect copyright.PENANAi56HepNOOA
Bahkan Pak Haji masih kenal dan ingat dengan nama kakek, nenek, ibu dan sebagian keluarga besarnya Rafael.
747Please respect copyright.PENANAV1u6vd5TPv
Atas dasar itulah Pak Haji akhirnya mengajak Rafael untuk tinggal di rumahnya. Menempati kamar bekas pembantunya yang berlokasi di dapur.
747Please respect copyright.PENANA8jFVVVz1hj
Pak Haji Hamdan, berusia 52 tahun, sementara istrinya sepuluh tahun lebih muda.
747Please respect copyright.PENANAgPGLWF1DXX
Mereka memiliki dua putri kembar yang duduk di kelas satu SMA. Si kembar tinggal di asrama pesantren modern daerah Cirebon.
747Please respect copyright.PENANADnBVKaeUN0
747Please respect copyright.PENANARS0PJeQDey
Pak Haji seorang pebisnis yang cukup sukses, sementara Bu Haji, hanya ibu rumah tangga biasa yang sibuk dengan urusan kemasyarakatan, sesekali mengurusi kost-kotsan yang lumayan banyak di lokasi berbeda-beda.
747Please respect copyright.PENANAmtlhEHskc7
Pada awalnya Rafael merasa canggung tinggal seatap dengan keluarga kaya raya dan sangat religius itu.
747Please respect copyright.PENANALIESDFBhvx
Lama kelamaan semunya berubah karena Pak Haji dan istrinya memperlakukan Rafael seperti keluarganya sendiri.
747Please respect copyright.PENANAwrggs6BLNy
Bahkan saat Rafael akan membayar sewa kostnya pun ditolak. Rafael juga makan di sana sebagaimana layaknya keluarga.
747Please respect copyright.PENANAuHjmAkgLYW
Karena hal itulah Rafael pun semaksimal mungkin membantu pekerjaan rumah tanpa pamrih. Termasuk memelihara rumah dan halaman sekitar yang cukup luas.
747Please respect copyright.PENANAfTPOUMAEp6
Sesekali di juga menjadi sopir tembak. Beruntung dulu pamannya mengajari dia membawa mobil, bahkan membuatkan SIM.
747Please respect copyright.PENANASrpKscKo4K
Pak Haji sering bepergian. Saat di rumah, dia biasa mengajak Rafael shalat berjamaah di masjid.
747Please respect copyright.PENANAigBK0yDjLE
Hal tersebut juga membuat Rafael lebih cepat dikenal dan akrab dengan para ahli Masjid juga sebagin tetangganya.
747Please respect copyright.PENANAD62IPYJYxw
Di kawasan itu Rafael bahkan dikenal sebagai keponakan Pak Haji yang tampan, kalem dan soleh.
747Please respect copyright.PENANAojXlLeQWel
Pak Haji pun menginventariskan motornya untuk Rafael, sebagai penunjang segala kegiatannya.
747Please respect copyright.PENANAA8cpcvEtDv
‘Nikmat mana lagi yang akan lu dustakan? Lupakan si Wenda dan semua masa lalu lu yang hitam kelam itu.
747Please respect copyright.PENANA3xVQ5fbrgl
"Termasuk Bu Vina dan semua cewek yang akan menjadi penggangu lu. Fokus bekerja demi masa depan. Bukankah lu ingin melanjutkan kembali kuliah?"Kembali hati kanan Rafael menasehatinya.
747Please respect copyright.PENANAuIxEBzNnjo
"Iya, sekarang kan gua udah berubah banget, Bro! Doakan aja, selalu kuat menahan segala godaan",Hati kiri Rafael pun berusaha santai menanggapinya.
747Please respect copyright.PENANAIXc5GGnN6f
"Kalau lu mau benar-benar berubah dan terhindar dari segala godaan, jangan pake celana ketat. Asal lu tahu, kontol lu yang suka dipamerin itulah yang membuat cewek-cewek ngiler dan berpikiran kotor sama elu!" cecar sang hati kanan masih belum puas menasihati.
747Please respect copyright.PENANAs6nDFZrF60
"Waduh! Sejak kapan gua suka pemer-pamer kontol, Blog?" sangkal hati kiri Rafael tak terima.
747Please respect copyright.PENANAbUFrhmg4rZ
747Please respect copyright.PENANAYJ2SJAKrJw
‘Gak pemer-pamer langsung sih, tapi kan seolah sengaja dipamerin dengan make celana ketat. Dasar norak, lu!’ Hati kanan pun mulai naik pitam.
747Please respect copyright.PENANAnxKsVgvAiS
"Waduh!" Hati kiri Rafael terperanjat. Kebisaan masa lalu itu memang sudah seharusnya dia tinggalkan.
747Please respect copyright.PENANA6GkqX5l2BT
"Apalagi sekarang lu tinggal serumah dengan Pak Haji. Harusnya lu malu, karena selangkang lu yang norak itu, sering tak sengaja keliatan sama Bu Haji!" tuduh hati kanan makin sengit.
747Please respect copyright.PENANAHZ3XiOJBUR
"Waduh, jangan gila lu, Ndro! Jangan suudzon gitu dong sama Bu Haji!" Sang hati kiri kembali tersentak kesal.
747Please respect copyright.PENANA8ErSRyKE4w
"Bu Haji juga manusia biasa yang punya nafsu. Apalagi Pak Haji-nya sering tak di rumah. Lu tahu sendiri gimana gersangnya istri yang sering ditinggal suaminya? Ingat, tragedi masa lalu, jangan sampai terulang kembali!"
747Please respect copyright.PENANAGjbBKNesRd
747Please respect copyright.PENANAQr1oI7ZrKx
"Waduh!" Mulut Rafael benar-benar menganga.
747Please respect copyright.PENANAXD2L7iEKly
“Tuman, selalu saja terlambat menyadari. Cuih!"pungkas hati kiri, sambil meludah.747Please respect copyright.PENANAwUi7j48sCJ


